CAMPUR KODE BAHASA ASING BAHASA INDONESIA GURU DAN SISWA DI SMK NEGERI 8 SAMARINDA
Abstract
Fenomena campur kode bahasa Inggris dalam tuturan bahasa Indonesia sering ditemukan pada interaksi guru dan siswa di SMK Negeri 8 Samarinda. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan faktor penyebab fenomena tersebut. Data dikumpulkan melalui teknik rekam dan catat, lalu dianalisis menggunakan metode padan pragmatik serta model SPEAKING Dell Hymes untuk memahami konteks peristiwa tutur secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bentuk campur kode dominan berupa penyisipan kata dan frasa asing, seperti next, join, stop, dan break, yang muncul dalam situasi formal maupun informal. Fenomena ini dipicu oleh faktor penutur, yakni latar belakang kebahasaan dan keinginan membangun suasana santai, serta faktor kebahasaan terkait kepraktisan istilah tertentu. Disimpulkan bahwa campur kode berfungsi sebagai strategi komunikasi untuk mempermudah penyampaian pesan dan beradaptasi dengan dinamika lingkungan pendidikan. Penggunaan unsur asing tersebut membantu menciptakan interaksi yang lebih efektif dan komunikatif dalam proses pembelajaran di sekolah.
References
Amalia, D. (2025). Analisis Frasa Nomina pada Berita Kesehatan dalam Surat Kabar Suara Merdeka di Bulan September 2024. Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 3(1), 68–83. https://doi.org/10.61132/semantik.v3i1.1367
Herry, J. (2021). Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Interaksi Mahasiswa Fakultas Bahasa Dan Seni Universitas Negeri Manado.
Heryani, H. (2022). kedwibahasaan.
Iftitah, N., Hambali, & Karumpa, A. (2022). Campur Kode Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris di Media Sosial Instagram (Vol. 2, Number 2). https://dmi-journals.org/deiktis/index
Kartikasari, R. D. (2019). PENGGUNAAN BILINGUALISME PADA MASYARAKAT YANG BERWIRAUSAHA. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/penaliterasiEmail
Khair, H. (2021). PERAN LEMBAGA PENDIDIKAN DALAM MASYARAKAT DI ERA MODERN (Vol. 12, Number 2). https://www.dosenpendidikan.co.id/lembaga-pendidikan/,
Mailani, O., Nuraeni, I., Syakila, S. A., Lazuardi, J., & Komunikasi, P. I. (2022). Bahasa Sebagai Alat Komunikasi Dalam Kehidupan Manusia (Vol. 1, Number 2). Online. www.plus62.isha.or.id/index.php/kampret
Ninanta, R. (2023). Analisis Frasa Berdasarkan Kategori Kelas Kata pada Cuitan Twitter Tokoh Nasional. Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 5(2), 147–161. https://doi.org/10.22236/imajeri.v5i2.10583
Novira, N. (2024). Makna Kata dalam Kamus dan Makna Kata dalam Kalimat pada Terjemahan. 3(5), 805–814. https://doi.org/10.36701/qiblah.v3i5.1571
Ulfiatussalwa. (2023). Menganalisis Deret Konsonan Fonologi Bahasa Indonesia. Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 1(3), 44–53. https://doi.org/10.61132/semantik.v1i3.219
Warahmah, M. (2023). Pendekatan Dan Tahapan Penelitian Dalam Kajian Pendidikan Anak Usia Dini.
Wulandari, E., & Utomo, A. P. Y. (2021). Analisis Tindak Tutur Representatif Dalam Video “Trik Cepet Jawab Soal Matematika Bahasa Inggris Versi Jerome!†Pada Saluran Youtube Jerome Polin. Jurnal Sastra Indonesia, 10(1), 65–70. https://doi.org/10.15294/jsi.v10i1.45120
Yuliani, W. (2018). Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif Dalam Perspektif Bimbingan Dan Konseling. 2(2). https://doi.org/10.22460/q.v2i1p21-30.642
Authors

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.