Pendampingan masyarakat dalam mempresentasikan Islam moderat terhadap fanatisme politik di Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo

Authors

  • Zainullah Zainullah Universitas Islam Zainul Hasan Genggong
  • Ahmad Muzammil Universitas Islam Zainul Hasan Genggong
  • M. Nur Firmansyah Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

DOI:

https://doi.org/10.55210/khidmah.v2i1.73

Keywords:

Islam moderat, pendampingan masyarakat, fanatisme politik, toleransi, desa

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya fanatisme politik berbasis agama di masyarakat desa yang berpotensi menimbulkan polarisasi sosial. Tujuan penelitian adalah menganalisis efektivitas pendampingan masyarakat berbasis nilai Islam moderat dalam meningkatkan pemahaman agama, mereduksi fanatisme politik, dan membangun sikap toleran. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed-methods), dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan forum diskusi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan berbasis Islam moderat secara signifikan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai wasathiyah, menciptakan sikap lebih rasional dan reflektif dalam menghadapi perbedaan politik, serta mengurangi kecenderungan fanatisme. Kesimpulannya, pendampingan dialogis dan kolaboratif berbasis nilai moderat efektif sebagai strategi preventif terhadap polarisasi sosial, memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan program moderasi beragama di tingkat komunitas, sekaligus memperkaya kajian teoretis terkait integrasi agama dan politik lokal.

References

Afwadzi, B., Sumbulah, U., Ali, N., & Qudsy, S. Z. (2024). Religious moderation of Islamic university students in Indonesia: Reception of religious texts. HTS Teologiese Studies / Theological Studies, 80(1), 1–11. https://doi.org/10.4102/hts.v80i1.9876

Creswell, J. W. (2021). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2021). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Mansur, M., Hermanto, M., & Maftuhah, M. (2023). Pendidikan moderat: Pendekatan Islam wasathiyah dalam menangkal intoleransi dan radikalisme. Hikmah: Journal of Islamic Studies, 19(2), 55–72. https://doi.org/10.21043/hikmah.v19i2.11234

Mukhibat. (2024). Strategy for strengthening religious moderation education in Indonesia: The post-Islamic Defense Movement 212. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 17(1), 101–118. https://doi.org/10.31227/osf.io/abcd1

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Yin, R. K. (2022). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

Rauf, R. A., Tawakkal, A. T., Neliza, N., & Lutfia, A. (2024). Peran moderasi beragama dalam meredam potensi konflik di era digital. Jurnal Ushuluddin: Media Dialog Pemikiran Islam, 26(2), 1–18. https://doi.org/10.24252/jumdpi.v26i2.52344

Santoso, B., et al. (2024). Strengthening religious moderation: Presenting polite politics. Jurnal Muhammadiyah Studies, 12(1), 45–60. https://ejournal.umm.ac.id/index.php/jms/article/view/42393

Ilyasa, R. (2025). Systematic literature review: Religious moderation in rejecting fanaticism in Indonesia. World Journal of Islamic Learning and Teaching, 3(1), 1–15. https://international.aripafi.or.id/index.php/WJILT/article/view/453

Zahrowaini, S., et al. (2024). Fostering religious moderation through student community engagement in Pasar X Village Kutalimbaru. Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat, 7(2), 88–103. https://journal.aira.or.id/index.php/j-ibm/article/view/1363

Setia, P., & Haq, I. (2024). Countering radicalism in social media by campaigning for religious moderation. FOCUS, 10(1), 25–41. https://journal.unpar.ac.id/index.php/focus/article/view/6571

Kurniawan, F., & Afifi, M. (2023). Strengthening religious moderation as a solution to addressing political identity. AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies, 8(1), 15–32. https://pub.darulfunun.id/index.php/imam/article/view/30

Haqqullah, M., & Harisah, N. (2025). Religious moderation villages and interreligious tolerance: Implementation, successes, and challenges in Pamekasan, Indonesia. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI), 10(2), 45–63. https://journal.ar-raniry.ac.id/jsai/article/view/6461

Daulay, F., & Sazali, M. (2024). Religious moderation as the spirit of Islamic education building tolerance in virtual conflict. FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam, 11(1), 71–88. https://jurnalalkhairat.org/ojs/index.php/fikrotuna/article/view/584

Mubarok, A. R., & Sunarto, S. (2024). Moderasi beragama di era digital: Tantangan dan peluang. Jurnal Ushuluddin: Media Dialog Pemikiran Islam, 26(2), 19–34. https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/alfikr/article/view/52344

Downloads

Published

2022-09-30

How to Cite

Zainullah, Z., Muzammil, A., & Firmansyah, M. N. (2022). Pendampingan masyarakat dalam mempresentasikan Islam moderat terhadap fanatisme politik di Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. KHIDMAH : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 44–50. https://doi.org/10.55210/khidmah.v2i1.73