Praktik lavender marriage: analisis dalam pendekatan maqashid syariah

St Maryam, Aria Roby Putra, Jusrihamulyono A.HM

Abstract

Fenomena lavender marriage menghadirkan persoalan hukum Islam karena perkawinan dapat dilangsungkan dengan motif dan tujuan yang tidak sepenuhnya berorientasi pada pembentukan kehidupan keluarga sebagaimana tujuan perkawinan dalam syariat. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan lavender marriage dalam perspektif hukum Islam serta menguji kesesuaiannya dengan prinsip Maqashid Syariah. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan peraturan perundang-undangan melalui studi kepustakaan. Analisis dilakukan berdasarkan daruriyyat al-khams, meliputi hifz al-din, hifz al-nafs, hifz al-nasl, hifz al-‘aql, dan hifz al-mal, dengan mempertimbangkan motif, tujuan, pelaksanaan, serta dampak perkawinan terhadap para pihak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lavender marriage tidak dapat dinilai semata-mata berdasarkan terpenuhinya rukun dan syarat perkawinan, tetapi juga harus diuji berdasarkan kesesuaian tujuan, pemenuhan hak dan kewajiban, serta kemaslahatan. Perkawinan yang didasarkan pada penyamaran atau ketidakjujuran, mengabaikan hak pasangan dan anak, serta menimbulkan mafsadat yang dominan tidak dibenarkan dalam hukum Islam dan dapat berstatus haram. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan hukum keluarga Islam dalam merespons fenomena perkawinan kontemporer melalui pendekatan Maqashid Syariah.

References

Al-Ghazali, I. (2008). Al-Mustashfa Min Ilmi Al-Ushul. Al-Maktabah Al-Ashriyah.
Ali, M. D. (2010). Hukum Islam: Pengantar Ilmu Hukum Dan Tata Hukum Islam Di Indonesia. RajaGrafindo Persada.
Arfa, F. A., & Marpaung, W. (2018). Metodologi Penelitian Hukum Islam (Cet. 2). Kencana Prenada Media Group.
Auda, J. (2008). Maqasid Al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. International Institute of Islamic Thought.
Auda, J. (2015). Membumikan Hukum Islam Melalui Maqasid Syariah (Cet. 1). Mizan Pustaka.
Diaz, K. R., & Zen, A. M. (2023). Analisis Hukum Perkawinan Khunśa Perspektif Tafsir Kontemporer. MUSHAF JOURNAL : Jurnal Ilmu Al Quran Dan Hadis, 2(3), 250–272. https://lawinsight.net/index.php/MUSHAF/article/view/535
Fauzi, A., Gemilang, K. M., & Indrajaya, D. T. (2023). Analisis Nikah Beda Agama dalam Perspektif Maqashid Syari’ah. Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 13(1), 74–86. https://doi.org/10.24014/jiik.v13i1.21663
Ghazaly, A. R. (2019). Fiqh Munakahat. Prenada Media Group.
Kurniawati, R. D. (2021). Efektifitas Perubahan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Terhadap Penetapan Dispensasi Kawin (Studi Kasus Di Pengadilan Agama Majalengka Kelas IA). Journal Presumption of Law, 3(2), 160–180. https://doi.org/10.31949/jpl.v3i2.1505
Manafe, J. S., Ataupah, J. M., & Nahak, H. M. I. (2024). Examining Lavender Marriage: Social Influence and Identity Construction in a Heteronormative Context. Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial PLURALIS, 3(1), 414–425. https://doi.org/10.35508/jup.v3i1.20071
Maulida, A. H., & Saputra, G. R. (2024). Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) dalam Perspektif Maqashid Syariah. Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam, 13(2), 35–46. https://doi.org/10.30651/mqs.v13i2.23094
Nasution, M. S. A., Nasutio, R. H., & Tamami, A. (2022). Filsafat Hukum Islam & Maqashid Syariah (Cet. 2). Kencana.
Nasution, U. R. (2020). Menerima Pernikahan Sesama Jenis Dalam Islam: Telaah Pemikiran Jahangir Dan Abdullatif. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 13(2), 91–107. https://doi.org/10.14421/ahwal.2020.13201
Nianti, N., & Afriza, N. A. (2023). Cover UP Marriage LGBTQ+ Perspektif Al Qur’an dan Hukum Keluarga Islam. JIFLAW : Journal Of Islamic Family Law, 2(1), 37–48. https://ejournal.iaingorontalo.ac.id/index.php/jiflaw/article/view/742
Rahmadani, G., Arfa, F. A., & Nasution, M. S. A. (2024). Konsep Pernikahan Sakinah Mawaddah Dan Warahmah Menurut Ulama Tafsir. Jurnal Darma Agung, 32(1), 220–230. https://doi.org/10.46930/ojsuda.v32i1.4171
Ritonga, S. K. (2024). Dialektika Fiqih Kontemporer Terhadap Ketetapan Hukum Lavender Marriage. Jurnal El-Qanuniy: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesyariahan Dan Pranata Sosial, 10(2), 332–346. https://doi.org/10.24952/el-qanuniy.v10i2.14213
Rohmawati, R. (2016). Perkawinan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender/Transeksual (LGBT) Perspektif Hukum Islam. Ahkam: Jurnal Hukum Islam, 4(2), 305–326. https://doi.org/10.21274/ahkam.2016.4.2.305-326
Salam, N. (2021). Metodologi Penelitian Hukum Islam Interdisipliner. Literasi Nusantara.
Sodiq, M. (2014). Dualisme Hukum di Indonesia: Kajian Tentang Peraturan Pencatatan Nikah Dalam Perundang-Undangan. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 7(2), 109–120. https://doi.org/10.14421/ahwal.2014.07201
Taufiq, M. (2019). Nikah Sirri Perspektif Maqashid Syariah. Al-Manhaj: Journal of Indonesian Islamic Family Law, 1(2), 114–123. https://doi.org/10.19105/al-manhaj.v1i2.3138
Wahyudi, Y. (2014). Maqashid Syari’ah Dalam Pergumulan Politik : Berfilsafat Hukum Islam Dari Harvard Ke Sunan Kalijaga. Pesantren Nawesea Press.
Widiyanto, H. (2020). Konsep Pernikahan Dalam Islam (Studi Fenomenologis Penundaan Pernikahan Di Masa Pandemi). Jurnal Islam Nusantara, 4(1), 103–110. https://doi.org/10.33852/jurnalin.v4i1.213

Authors

St Maryam
stmaryam181097@gmail.com (Primary Contact)
Aria Roby Putra
Jusrihamulyono A.HM

Article Details